Hobi Motret, Mahasiswa UNAIR Diundang ke Kantor Pusat Google

PIH UNAIR – Universitas Airlangga patut berbangga lantaran salah satu mahasiswanya tahun ini diundang langsung oleh Google ke kantor pusatnya yang berada di Mountain View, San Francisco, Amerika Serikat, dalam program Local Guides Summit 2017. Ia adalah Ahadin Syarifudin Fahmi Adimara.
Dari 278.197 Local Guide di seluruh dunia, Fahmi adalah salah satu dari 150 peserta beruntung yang akan bertemu dengan dewan manajemen Google. Seluruh peserta yang berasal dari 50 negara itu akan mengikuti rangkaian acara Local Guides Summit 2017 di kantor pusat Google pada 9-13 Oktober mendatang.
“Tahun ini saya diundang untuk mewakili Indonesia bersama empat teman lainnya. Inti program ini adalah mengenalkan destinasi lewat Google Maps,” ungkap mahasiswa yang menempuh pendidikan di Magister Kesehatan dan Keselamatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR.
Local Guides Summit adalah salah satu bentuk penghargaan tertinggi yang diberikan Google kepada mereka yang aktif berkontribusi meningkatkan kuantitas dan kualitas informasi yang ada di Google Maps. Tujuan aplikasi ini adalah untuk membantu sesama pengguna dalam menemukan informasi tentang lokasi yang dicari.
Gigih promosi wisata
Kegigihan Fahmi dalam mempromosikan wisata di Indonesia berbuah undangan dari Google.
“Melalui kegemaran traveling dan fotografi, saya melihat peluang dalam menggunakan sosial media seperti Local Guides dan Instagram,” ujar pemilik akun instagram @fahmiadimara dengan pengikut mencapai 11,8 ribu.
Kegemaran fotografi yang dimiliki Fahmi mampu menghantarkannya menjadi travel influencer berpengaruh di Indonesia. Kerap kali beberapa brand terkenal baik dalam maupun luar negeri berkolaborasi dengannya.
Pada Februari lalu, Fahmi berkolaborasi dengan salah satu agen ekspedisi untuk mendaki Annapurna, salah satu puncak Himalaya di Nepal. Dan yang terbaru pada bulan April, Fahmi diundang oleh Kementerian Pariwisata untuk program Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia.
Bahkan, salah satu portofolio fotografi yang dimiliki Fahmi digunakan sebagai latar gambar di laman Google Local Guides selama satu tahun penuh pada 2016 silam. Beberapa karya fotonya juga dipakai oleh Google Local Guides sebagai tema gambar presentasi Local Guides di seluruh dunia.
Saat ini, Fahmi menjadi salah satu dari seratus besar profesional terpercaya Google Street View di Indonesia. Tugasnya adalah memberikan kontribusi foto secara waktu nyata dengan tipe foto 360 ke Google Maps.
Sejak awal tahun 2016, ia memelopori komunitas Local Guides di Indonesia sebagai Founder Local Guides Indonesia, moderator Local Guides Jawa Timur, moderator Local Guides Surabaya, dan pendiri Local Guides Sidoarjo.
“Ada keuntungan tersendiri ketika para local guide bergabung dengan komunitas. Sebab, para tim inti Google memberikan pelatihan intensif melalui video call (panggilan video) seputar cara menjadi Local Guides yang baik. Jadi, memang sudah dipantau langsung oleh tim Google pusat,” ujarnya.
Tahun ini, ia mampu membuktikan bahwa dalam kurun waktu lima bulan ia mampu membawa komunitas Local Guides Surabaya menjadi komunitas paling aktif dan inovatif dari seluruh dunia. Akibatnya, tim Google Local Guides terbang langsung dari Amerika untuk memberikan apresiasi secara langsung di Surabaya pada tanggal 23 September mendatang di Gedung Siola.
Fahmi mengaku, ia lebih menekankan kejujuran dalam setiap karyanya. “Karena karya fotografi yang jujur bisa membantu orang-orang sekitar,” ucapnya. (PIH UNAIR)